• [Terbaru] Resensi Buku, "Laris manis Bisnis Wisata Halal Klik Disini

Saturday, 18 February 2017

Andai Friendster Kembali



Saya masih ingat ada suasana yang sedikit berbeda dulu di sekolah. Orang-orang jadi sibuk dengan handphone masing-masing, anehnya bahkan juga disaat jam pelajaran. Ada yang senyum-senyum sendiri, ada yang agak serius, ada yang wajahnya menyeramkan, ada yang wajahnya meneduhkan, ada yang berambut pendek, dan juga yang berambut panjang, eh.. Tampaknya saya ketinggalan informasi terbaru, atau ada hal yang baru saja terjadi, dan saya tidak mengetahui bahkan tidak dilibatkan.

Sepintas terfikir mungkin saja mereka saling berkirim sms, namun anehnya mengapa ini tidak melibatkan satu dua orang saja? Pikir saya waktu itu. Penasaran, saya coba bertanya dan salah satu teman saya menunjukkan aplikasi web handphonenya yang berisi profilnya di Friendster. Hah Friendster? Saya tidak memiliki gambaran sama sekali mengenai apa sih Friendster itu, apa sih kegunaannya? Sampai ada dari teman saya yang kemudian menjelaskan.


Waktu itu handphone kebanyakan digunakan hanya sebatas menelpon, mengirim sms, mendengar Mp3 atau bermain game sehingga bermain Friendster merupakan hal baru dan ternyata malah bikin nagih. Saya ingat tren ini sendiri berawal dari promo biaya internet 1 Rp/kb dari salah satu provider. Ini mengubah cara pandang saya selamanya menggunakan handphone, saya dan banyak dari teman saya waktu itu dengan fasilitas internet murah ini akhirnya bisa merasakan dunia maya untuk pertama kalinya, dan Friendster adalah situs pertama yang saya jelajahi. 

Waktu itu saya diajarkan penggunaan Friendster oleh salah satu teman, seperti halnya mendaftar di jejaring sosial saat ini, kita perlu terlebih dulu untuk memiliki email untuk mendaftar, nah disaat inilah saya juga mengenal email untuk pertama kalinya, dulu saya buat di Yahoo tapi sekarang sudah lupa nama akun sama passwordnya. Saya mengikuti prosesnya tahap demi tahap dan akhirnya akun email sayapun telah jadi, siap untuk dipakai mendaftar di Friendster.

Oh iya, dalam membuat akun email waktu itu saya tidak menggunakan handphone, saya dibantu teman curi-curi kesempatan berinternet di ruang multimedia sekolah, tidak banyak yang bisa mengakses internet disana karena kapasitas jumlah komputer yang terbatas. Untuk pembuatan email saya dibantu oleh salah seorang teman, saya meminta bantuan karena sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang email waktu itu. Setelah email selesai saya kemudian membuat akun Friendster dan memulai menggunakan jejaring sosial ini.

Friendster memiliki banyak kesamaan fitur layaknya jejaring sosial yang ada saat ini, namun satu hal keunggulan Friendster yang tidak dimiliki jejaring sosial lain adalah fitur kostumisasi yang keren. Kita bisa mengubah tampilan Friendster kita sesuai keinginan kita. Waktu itu saya mengubah latar Friendster saya dengan latar alat musik karena hobi saya waktu itu adalah mendengarkan musik. pernah juga berlatar gambar pemandangan, dengan gambar yang saya ambil dari Google image.


Sudah hampir satu dekade sejak Friendster mulai ditinggalkan oleh para penggunanya, kabar terakhir yang saya dengar perusahaan jejaring sosial yang dulu bernilai milyaran dollar ini diakuisisi oleh salah satu pengusaha Malaysia dan menjadikannya situs game online. Yang menyakitkan katanya Friendster menghapus seluruh akun penggunanya baik daftar teman, file foto dan lain-lain.

Sekarang saya berfikir andai Friendster kembali ada begitu banyak memori yang ingin dilihat kembali yang terekam di jejaring sosial ini. Saat-saat dimana internet menjadi hal baru yang begitu menarik dan membuat kita lupa waktu. Saat-sata kita mulai mengenal orang-orang dari berbagai belahan dunia, bahkan saat-saat kita lupa belajar karena seringnya bermain Friendster. 

Andai Friendster kembali saya ingin kembali membuka profile Friendster saya, baik hanya untuk sekedar melihat siapa-siapa yang telah mengunjungi profil saya, siapa-siapa yang meninggalkan pesan, hingga siapa-siapa yang dulu menjadi teman saya di Friendster. Friendster adalah jejaring sosial yang paling berkesan menurut saya hingga kini, tempat saya pertama kali menemukan cara baru bersosialisasi dan tempat saya mengenal dunia.

Friday, 17 February 2017

Saya Mau Tinggal di Gangnam District Apartment Saja



Saya jadi ingat rumah tua di ujung gang kompleks, sejak pemiliknya meninggal beberapa tahun lalu, rumah ini tak ada lagi yang huni. Ada anak tapi tak ada satupun yang mau menempati, mau dijual saja katanya. Rumah ini sebenarnya bukan bagian dari kompleks, sudah berdiri jauh sebelum kompleks saya dibangun, terlihat dari arsitekturnya yang berbeda sendiri. Rumah tua ini megah bergaya eropa 80an, dengan dua tiang besar di depan dengan pagar besi tinggi yang kini dipenuhi tumbuhan merambat.

Saya pernah sekali kerumah anak bungsunya dekat kota, berbeda dengan rumah orang tuanya, anaknya hanya tinggal di perumahan kecil dengan hanya dua kamar didalamnya. Beliau sudah memiliki keluarga sendiri, kini juga dengan seorang anak. Ibu saya kenal baik dengan orang tuanya dulu, beliau seringkali memberi masakannya untuk keluarga saya, begitupun kami sebaliknya. Kamipun kesana untuk bersilaturahmi, menjaga hubungan baik antar dua keluarga.

Kami disuguhkan kue khas hari raya dan minuman hangat, sambil berbincang dan saling bertanya kabar masing-masing. Dari penampilannya, sepertinya dia lebih gemuk sekarang. Sejak beberapa tahun lalu, beliau sudah bekerja di salah satu perusahaan otomotif swasta dan dengan pekerjaannya juga kini sudah punya rumah dan mobil sendiri. Ada satu kesempatan saya sempat bertanya mengapa tidak tinggal di rumah orang tuanya saja yang besar? Katanya ada banyak pertimbangan.

Baginya rumahnya kini membuatnya lebih nyaman, sulit dengan pekerjaanya sekarang harus bolak balik ke rumah orang tuanya yang jauh, lagian dengan tempat tinggalnya sekarang dia lebih dekat dengan banyak sarana publik, ada rumah sakit, sekolah juga pusat perbelanjaan. Beliau mengingat ketika orang tuanya sakit dulu, perjalanan kerumah sakit saja memerlukan waktu yang lama,. Bagaimana bila sewaktu-waktu ada keluarganya yang memerlukan pertolongan cepat namun harus banyak waktu terbuang dijalan. 

Kini ia juga merasa keamanannya lebih terjamin. Rumah besar seringkali jadi sasaran maling atau perampok, ini tidak baik untuk keamanan keluarganya katanya. 

Keseluruhan penjelasan beliau ini membuat saya sesaat tersentak, benar sekali apa kata beliau ini. Bagi kami beginilah juga nasib warga kompleks "Harapan Baru", berlokasi dipinggiran kota, kompleks tempat tinggal kami memang jauh dari fasilitas publik yang penting, jangankan rumah sakit, sekolahpun juga jauh, dulu saya seringkali terlambat kesekolah, kita harus sudah siap sedia sebelum setengah tujuh pagi agar tidak terlambat masuk sekolah setengah delapan.

Saat orang tua saya membeli rumah di kompleks ini, pengembang mengatakan pemerintah kota akan membangun banyak fasilitas publik disini, ada sekolah juga rumah sakit, namun setelah dua dekade tiada perubahan berarti, hanya jalan menuju kompleks saja yang sedikit lebih baik, itupun tiap hujan rusak lagi.


Mulai saat itu saya mulai berfikir untuk ancang-ancang memilih hunian idaman untuk keluarga setelah menikah nanti, setidaknya ada beberapa hal utama yang menurut saya wajib dimiliki hunian. Yaitu tersedia fasilitas publik yang dapat diakses dengan mudah, seperti rumah sakit, sarana pendidikan, sarana olahraga, pusat perbelanjaan hingga tempat hiburan. Kemudian ada satuan pengamanan yang dapat menjamin keamanan hunian 24 Jam, juga tersedia sarana angkutan umum yang layak dan juga mudah diakses.

Untungnya saya sudah menemukan calon hunian idaman saya, dan sepertinya saya perlu menabung mulai dari sekarang untuk memiliki hunian ini.


Namanya Gangnam District, berlokasi di di Jl. Siliwangi No.88 Sepanjang Jaya, Rawalumbu Kota Bekasi. Sesuai namanya hunian apartemen ini didesain untuk membuat Bekasi layaknya Distrik Gangnam di Korea yang menjadi pusat gaya hidup dan destinasi wisata terkenal di Korea. Apartemen ini berkonsep Shop-Dine-Play-Live, yang artinya kita bisa menemukan berbagai hal yang mendukung gaya hidup semua disatu lokasi, lebih jelasnya saya akan menjelaskannya lebih rinci di post ini.

Apartemen modern ini memenuhi kriteria saya sebagai hunian idaman

Tentang Bekasi

Bekasi sendiri merupakan salah satu kota terpadat penduduknya di Jawa Barat setelah Bandung. Kota ini merupakan salah satu kota yang sedang berkembang dan tumbuh baik, baik dari segi infrastrukturnya maupun pertumbuhan populasi warganya, khususnya yang berusia muda. Tak hanya itu perkembangan perkantoran multinasional juga tengah berkembang dikota penyangga Jakarta ini, banyak penduduk yang memilih kota Bekasi sebagai tempat tinggalnya, sementara mereka bekerja di kota Jakarta



Meski sempat menjadi cibiran di media sosial ternyata ini tidak menyurutkan derasnya permintaan properti di wilayah ini. Perkembangan infrastrukturnya yang pesat dan pertumbuhan ekonominya yang cukup tinggi membuat pengembang berbondong-bondong membangun proyeknya di sana. Salah satu yang paling gencar adalah Pollux Properties, asal Singapura yang membangun Gangnam District di Bekasi.

Gangnam District Bekasi

Gangnam District adalah sebuah hunian vertikal atau apartemen yang tegak berdiri di pusat Kota Bekasi. Apartemen terbaru di Bekasi sendiri dibangun dengan konsep Integrated Urban Living dengan menggabungkan konsep Shop,Dine, Play dan Live. Bayangkan kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita tanpa perlu berpergian jauh, ini karena semua telah tersedia di kawasan superblok ini. Apartemen ini di desain dengan arsitektur kelas dunia yang dapat menumbuhkan kebanggan tersendiri bila kita memiliki hunian modern baru ini.


Di Gangnam District Bekasi tersedia dua pilihan unit apartemen, ada tipe studio dan ada juga bertipe bedroom. Tipe studio sendiri cocok untuk mereka yang masih singel, sedang tipe 2 bedroom cocok untuk mereka yang berkeluarga. Saat launching 25 Februari nanti, apartemen ini akan ditawarkan dengan harga perdana yang dimulai dengan harga Rp 268.000.000 dimana kita bisa mendapatkan hunian dengan fasilitas berbintang 5.


Fasilitas-fasilitas yang terdapat di Gangnam District Bekasi seperti Waterpark, Gym, 24 jam home care service, 24 jam Laundry dan lain-lain. Selain itu Konsep yang ditawarkan oleh apartemen ini adalah terintegrasi dengan Mall, sehingga untuk berbelanja, berkumpul dengan teman-teman dan jalan-jalan dengan keluarga kita tidak perlu jauh-jauh berkendara lagi. Ini belum lagi lokasinya yang dekat dengan fasilitas-fasilitas publik lain yang begitu lengkap dan mudah diakses.

1. Perfect Facilities
Di Gangnam District Bekasi kita akan disuguhi fasilitas yang super lengkap.


2. Perfect Accesibility
Berada di pusat Bekasi dan hanya beberapa menit dari toll exit Bekasi Barat 1 dan Bekasi Timur. Gangnam District menawarkan kita kombinasi lokasi yang prima, eksklusivitas, dan kemudahan gaya hidup. Apapun yang kita inginkan akan mudah untuk dijangkau. Dengan selesainya proyek MRT dan pembangunan jalan tol, kita akan lebih cepat bila ingin berkunjung ke Jakarta ataupun kota-kota tetangga. Kita bahkan bisa lebih mudah terkoneksi dengan kota-kota dunia karena jarak Gangnam District baik untuk ke Bandara Soekarnoa Hatta maupun Halim Perdana Kusuma hanya menempuh waktu kurang dari sejam. Oh iya, ada shuttle bus gratis loh di hunian ini.


3. Realizing Dream
Bekasi merupakan kota metropolis dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengesankan, dimana warga memiliki kesempatan yang luas meningkatkan keahlian ataupun kecerdasan dengan program pendidikan gratis 12 tahun dari pemerintah setempat. Disini terdapat juga begitu banyak fasilitas pendidikan baik fasilitas pendidikan umum, tempat kursus, bahkan tenaga pendidik yang profesional. Fasilitas-fasilitas pendidikan tersebut akan mudah kita akses, bila kita memiliki hunian di Apartemen Gangnam District Bekasi ini.


4. Integrated Smart Home System
Kita dapat dengan mudah memonitori dan mengontrol apartemen kita melalui aplikasi LifeSmart. Disini kita bisa mendapatkan notifikasi berupa foto bila ada siapapun yang memasuki hunian kita bahkan dapat merekam secara langsung melalui aplikasi ini. Selain itu, kita juga bisa mengatur temperatur ruangan, dan merequest 24 Hours Home Care Service bila kita terlalu sibuk sehingga memerlukan bantuan untuk membersihkan atau merapikan hunian kita.


5. Pollux Mall
Sebenarnya Pollux Mall adalah bagian dari integrated facilities yang telah disebutkan di awal, namun saya memilih untuk menjelaskan lebih lagi, karena konsep mall yang dibangun begitu unik karena terinspirasi dari Distrik Gangnam Kota Seoul. Bahkan bila kita memiliki hunian di Gangnam District, kita tidak perlu berkendara atau berjalan jauh, karena tersedia Sky Bridge yang menghubungkan apartment kita dan Pollux Mall. Mall ini sendiri menjadi pusat perbelanjaan, restoran, dan berbagai pilihan hiburan, fashion terkini, alat rumah tangga, kecantikan dan masih banyak lagi. Penasaran kan!


Bagaimana? Apartemen ini keren kan. Gangnam District Bekasi ini bahkan lebih dari ekspektasi saya mengenai tipe hunian idaman. Dengan lokasi super strategis dan fasilitas super lengkap, hunian apartemen di Gangnam District Bekasi ini merupakan hunian impian saya. 

Oh, iya apartemen modern ini didirikan oleh Pollux Properties salah satu perusahaan properti terbaik di Asia.

Mengenal Pollux Properties

Salah satu perusahaan properti terbaik di Asia dan pemenang penghargaan BCI Indonesia's Top 10 Developer Company, Pollux Properties merupakan perusahaan properti yang telah diakui profesionalitasnya. Perusahaan properti ini berfokus menciptakan tata ruang kota yang baik untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, mendefinisikan standar kehidupan kota yang berkualitas dengan kreativitas dan komitmen terhadap inovasi.

Sejak awal berdiri, Pollux telah memperluas portofolio untuk berbagai pembangunan hunian mixed-use terintegrasi, hotel, perumahan, resor mewah komersial, mal ritel dan lain-lain. Pada tahun 2017, Pollux memiliki kerjasama dengan mitra-mitra utama global lain untuk mengembangkan proyek-proyek di beberapa tujuan utama di seluruh dunia.


Benar-benar sudah berpengalaman ya.

Apartemen Gangnam District Bekasi ini merupakan sebuah hunian super dengan berbagai macam keunggulan yang telah disebut tadi. Namun tentu banyak dari anda akan bertanya, "Bagaimana sih bisa mendapat hunian di Apartment Gangnam District Bekasi ini? Kalau untuk pertanyaan itu berikut saya beri jawabannya.

Cara Mendapatkan Hunian di Apartment Gangnam District Bekasi

Untuk memiliki hunian di Apartement Gangnam District Bekasi kita terlebih dahulu perlu memiliki VVIP Pass untuk membooking unit dengan hanya biaya 5 juta rupiah, dan bila kita membatalkan pembelian, kita akan tetap  mendapatkan uang kita kembali seratus persen.

Apa yang dimaksud dengan VVIP Pass?


Apa sajakah persyaratannya?


Apa saja keuntungan-keuntungan yang bisa didapat?


Dan bila beruntung kita bisa mendapatkan 
grand prize Honda BRV


Ya itulah tadi cara mendapatkan unit di Gangnam District Bekasi, bila ada informasi dirasa belum lengkap dan ingin ditanyakan, kita bisa menanyakan langsung melalui no telp, whats app, dan email berikut.



Kesimpulan

Gangnam District ini merupakan hunian apartemen modern di jantung Bekasi yang dengan berbagai keunggulannya memenuhi kriteria saya sebagai hunian idaman. Kita bisa dengan mudah menikmati kehidupan modern dan super lengkap hanya dengan bertempat tinggal di hunian apartemen di Bekasi ini. Gangnam District sendiri dibangun oleh Pollux Properties yang telah berpengalaman membangun kawasan superblok dengan apartemen dan berbagai fasilitas-fasilitas pendukung lain, sehingga pembangunan dan pengelolaannya profesional dan dapat kita percaya.

Bila nanti saya memiliki rezeki untuk memiliki hunian sendiri, suatu saat Saya mau tinggal di Apartemen Gagnam District Bekasi saja.



Referensi:
http://gangnamdistrict.com
http://gangnamdistrict.asia