Saturday, 25 February 2017

Nonton Film Kesayangan Dimana Saja dan Kapan Saja dengan HOOQ



Film Ada Apa dengan Cinta mungkin merupakan salah satu misteri terbesar di awal 2000an. Saya ingat saya masih berusia 9 tahun waktu itu saat film ini menjadi buah bibir di 2002. Bagian klimaks dari film ini saat Cinta mengejar Rangga ke bandara, begitu apik namun menyisahkan pertanyaan, akan bagaimana kelanjutan kisahnya?

Adakah yang masih ingat betapa antusias kita dulu menyaksikan film ini dilayar tv? Waktu itu bioskop masih merupakan tempat hiburan mewah yang hanya dapat diakses oleh golongan masyarakat yang wah pula. Jadi bagi kita bila ada channel tv yang menayangkan, kita seperti nonton bareng piala dunia, riuh, dempet-dempet, seru-seruan, nonton diselingi banyak komentar. Ini seakan menjadi hiburan tambahan bagi kita dulu.

Sosok yang menjadi perhatian dalam film ini tak lain adalah Rangga dan Cinta. Rangga adalah tokoh misterius yang mengalahkan Cinta di lomba puisi sekolah dan Cinta seorang jawara bertahan lomba puisi yang kalah dari Rangga. Hubungan mereka awalnya tidak baik, namun berakhir epik.

Meski tak banyak yang mengira film ini akan ada sekuelnya, namun ternyata dengan viralnya mini drama AADC oleh salah satu aplikasi messenger, kemudian mengundang banyak permintaan pencinta film agar film ini kembali dilanjutkan. Sayapun satu diantaranya.

Sumber latar: Mini Drama AADC oleh Line

Adalah 28 April 2016 saat dimana film AADC 2 mulai merajai bioskop dan kemudian menjadi tajuk utama yang mengisi beranda sosial media. Banyak penghuni jagat maya yang secara tetiba menjadi melankolis, beranda penuh status romantis, berseliweran foto sepasang tiket bioskop, hingga foto tangan yang bergenggaman, ini sendiri menambah fenomena film AADC yang dapat merekatkan kembali romantisme insan muda.

AADC 2 adalah film yang saya nanti-nantikan karena penasaran dengan kelanjutan kisah Rangga dan Cinta. Sayangnya hingga pemutaran terakhir film ini di bioskop, saya tidak juga menontonnya. Sederhana, menyaksikan film ini sendiri di bioskop dengan penonton lain yang datang dengan pasangannya, cukup melukai perasaan yang masih murni ini. 

Lalu dengan bagaimana saya bisa menonton film ini?

Untungnya saya mendapat kabar dari salah satu provider mengenai film AADC 2 yang dapat kita tonton di Aplikasi HOOQ. Saya mencoba mendownload aplikasi HOOQ untuk menonton film ini, dan ternyata di aplikasi HOOQ tidak hanya Film AADC 2 saja yang dapat kita tonton melainkan masih ada ribuan film lain lagi dengan berbagai genre yang bisa kita temukan di aplikasi ini. Ini tentu kabar baik bagi saya yang juga bagian golongan masyarakat sufi (suka film).




HOOQ sendiri merupakan pintu gerbang ke dunia hiburan tanpa batas. Dengan hanya satu aplikasi, kita dapat melakukan streaming, download dan menikmati ribuan film dan serial tv semua dari ponsel, laptop atau tablet. Bila kita ingin menonton Bollywood Blockbuster terbaru, bersantai dengan film Hollywood, menakut-nakuti diri dengan film horor Thailand terbaru atau mengejar ketinggalan serial tv favorit kita, HOOQ bisa membantu semuanya. HOOQ memberikan kita akses tak terbatas ke lebih dari 10.000 film dan serial tv, dan ini akan bertambah setiap harinya.


Keunggulan lainnya dari HOOQ adalah kita dapat menonton film kesayangan kita dengan bebas gangguan iklan dan lain-lain, bahkan bila kita memiliki 5 gadgetpun kita dapat menggunakan HOOQ di kelima perangkat kita itu. Bagaimana tertarik mencoba?


Ada berbagai cara kita agar bisa menggunakan layanan HOOQ, ini bisa melalui PC juga menggunakan smartphone atau tablet. Untuk mengakses menggunakan PC kita dapat mengunjungi situs HOOQ di www.hooq.tv dan untuk pengguna smartphone, kita bisa mengunduh aplikasi HOOQ di App Store dan Google Play. Untuk langsung menuju aplikasinya anda cukup mengklik gambar dibawah.


Setelah proses download selesai, buka aplikasi HOOQ dan pilih Sign Up. Bila nanti akun kita telah terdaftar pilih log in untuk masuk kembali. Setelah itu masukkan no telp kita untuk memverifikasi, dan klik Done/Selesai. Disini kita akan mendapatkan 6 digit kode verifikasi di handphone kita, masukkan kode tersebut kedalam kotak yang tersedia dan pilih next. Langkah terakhir masukkan email kita dan kemudian pilih "Start your trial now". Disini kita akan langsung diantarkan ke halaman awal HOOQ.

Setelah mendaftar di beranda HOOQ kita akan ditawarkan "sangat banyak" pilihan film dengan berbagai genre. Kita mau nonton film Hollywood, ada. Mau nonton film India, ada. Mau nonton film dalam negeri, ada, ada juga kartun, film horor, bahkan serial tv. Masih ingat film legenda warkop, atau film horor Suzanna? di HOOQ kita juga bisa menontonnya kembali.



Seperti saya yang ingin menonton film AADC 2, kita tinggal klik pencarian dan masukkan AADC 2. Setelah mendapatkan filmnya klik mainkan. Oh iya kita juga bisa mengunduh film ini langsung, bila sewaktu-waktu kita ingin menontonnya kembali offline. HOOQ menyediakan fitur ini untuk memudahkan kita menonton film kesayangan kita dimana saja dan kapan saja.


Dalam menggunakan HOOQ saya lebih memilih untuk mengunduh filmnya terlebih dahulu sebelum ditonton, ini efektif untuk menghemat kuota data kita. Sebagai informasi tambahan di HOOQ ada beberapa simbol-simbol dengan arti dan tujuannya masing-masing, ini bisa anda lihat pada gambar berikut,


Nah, ayo coba HOOQ sekarang!.


Konten apa yang tersedia di HOOQ?

HOOQ memberikan kita akses tanpa batas pada 10,000 judul, termasuk film Hollywood favorit, lokal, dan film-film regional juga Serial TV pada genggaman tangan.

Seberapa sering HOOQ meng-update konten?

HOOQ mengupdate koleksi konten perbulan, untuk memastikan kita selalu terhibur. Untuk mengetahui film terbaru di HOOQ, pastikan mengecek katalog ‘What’s Hot’ pada halaman Discover.

Berapa banyak film dengan kualitas HD?

Beberapa film dan serial TV tersedia dalam kualitas HD. Namun, berkaitan dengan perjanjian akan hak konten, beberapa film atau serial TV tidak tersedia dalam kualitas tersebut.

Bagaimana cara mengetahui film yang sudah mempunyai subtitles?

Kita dapat mengecek subtitle secara manual, dan melihat apakah subtitle tersedia.



Beberapa serial TV dan film kesukaan saya tidak tersedia untuk ditonton di HOOQ. Kapankah konten tersedia?

HOOQ secara konstan menambahkan film baru agar kita tetap nge-HOOQ. Tidak ada jadwal khusus untuk menambahkan film baru tertentu ataupun serial TV. HOOQ mengupdate katalog 'What's HOT' pada halaman Discover setiap bulan, jadi pastikan untuk mengeceknya selalu.

Bagaimana HOOQ bisa mendapatkan konten untuk streaming online?

HOOQ bekerjasama dengan berbagai penyedia konten dengan hak lisensi streaming untuk berbagai jenis serial TV dan film.

Berbagai film dan serial TV yang sebelumnya tersedia sudah tidak ada, kemana perginya?

Lisensi untuk serial TV dan film di HOOQ dapat habis masa berlakunya. Hak untuk setiap serial TV dan film berbeda, dan HOOQ tidak selalu bisa untuk mendapatkan lisensi pada kasus-kasus, sehingga ketersediaan judul tertentu dapat terpengaruh.


Nah begitulah tadi mudahnya nonton film kesayangan dengan Aplikasi HOOQ. Dan yang paling utama dari film di HOOQ adalah semua film nya kualitas terbaik dan juga resmi. Jadi tidak ada hak cipta yang dilanggar, kita malah secara tidak langsung juga mendukung keberlangsungan kreatifitas insan film dengan menonton film yang resmi dan bukan bajakan. Kalau ada yang bertanya, inikan film resmi pasti mahal dong? Tidak juga, hanya dengan Rp. 49.500 perbulan kita sudah bisa menonton semua film yang ada di aplikasi HOOQ, dan untuk 7 hari pertama sejak pendaftaran, kita bisa mendapatkan layanan HOOQ dengan gratis. Bagaimana? Keren kan.


Bagi saya bagian dari golongan masyarakat sufi (suka film), HOOQ ada menjawab kebutuhan kami akan tersedianya berbagai jenis film yang dapat menghibur disaat senggang. Sekarang saya jadi bisa menonton film kesayangan kapan saja dan dimana saja dengan HOOQ, Bahkan film AADC 2 yang dulu tidak sempat saya tontonpun, akhirnya bisa saya tonton di HOOQ.




Referensi:
www.hooq.tv


Friday, 24 February 2017

Ini Saran Saya Untuk OLX Biar Terus Eksis



Tiap ingin membeli sesuatu yang perlu mengeluarkan banyak duit, saya kadang lebih dulu mengecek barang yang ingin saya beli di internet. Biasanya hanya untuk mengecek harga terbaru atau sekedar meyakinkan saya kembali untuk membeli barang tersebut. Misal untuk membeli smartphone, kadang saya menyesatkan diri di website toko online, namun bila harga terlalu tinggi, kadang saya coba cari barang second tapi dengan kualitas yang mirip-mirip baru. Ya namanya juga pembeli, pembeli pasti carinya yang lebih murah dan kualitas baik bukan.

Bagi saya yang berdomisili di Kota Makassar, untuk membeli barang baru ataupun second kami ada grup dagang sendiri di Facebook, jumlah anggotanya ratusan ribu dengan kebanyakan mereka pedagang online di Kota Makassar, ini termasuk juga mereka yang menjual barang bekasnya baik itu handphone, furnitur rumah tangga, atau bahkan gitar kesayangan mereka, alasan mereka menjual kadang jadi hiburan tersendiri, ada yang menjual karena ingin nikah, ada yang ingin pulang kampung, dan ada juga untuk bayar kontrakan. Grup ini sendiri seperti jadi tempat mereka saling curhat, disamping fungsinya sebagai grup dagang. Nah untuk mencari barang second, saya seringkali mencarinya di grup ini.


Lanjut tentang barang second, mungkin ada dari pembaca yang mengingat OLX, penyedia layanan dagang online (E-Commerce) kebanyakan barang second. E-Commerce ini sendiri dulu sempat menjadi rujukan saya dalam mencari barang-barang second, hanya sekitar setahun terakhir saya sudah jarang mengunjungi situs ini lagi. Saya bahkan lupa kapan saya terakhir menggunakan OLX, dan untuk perihal apa. Kalau anda bertanya mengapa saya sudah tidak lagi menggunakan OLX, nah melalui artikel ini saya akan menjelaskan jawabannya.

Dalam melakukan pembelian online, pembeli seringkali menghadapi resiko ditipu oleh pedagang fiktif, dimana duit sudah ditransfer, tapi barang yang dibeli tidak juga sampai. Ini biasanya terjadi untuk pembelian online tanpa perantara atau pembelian langsung antar pedagang dan pembeli. Yang perlu dihindari dalam membeli, jangan hanya bermodal kepercayaan, kepercayaan itu gampang dikhianati, nah yang utama dalam berbelanja online itu keamanan kita sebagai pembeli, dimana ada yang menjamin barang kita bisa sampai ke tangan

Sumber Foto: www.tribunnews.com
Keamanan dalam berbelanja onlinelah yang tidak dimiliki oleh OLX, alasannya E-Commerce ini sifatnya terbuka, siapa saja yang ingin menjual dagangannya dapat dengan mudah mengiklankannya di OLX, selanjutnya pedagang dan pembeli dengan bermodalkan kepercayaan saling berhubungan satu sama lain melalui no kontak yang tertera di OLX, tidak ada penjamin yang dapat menjamin kemanan transaksi mereka. Di OLX kalau takut kena penipuan baiknya hanya melakukan pembelian dengan cara bertemu langsung atau Cash on Delivery (COD), ini cara terbaik menurut saya untuk bertransaksi di OLX.

Nah kalau transaksi di OLX hanya untuk CODan, cara transaksi seperti ini sebenarnya tidak membuat OLX terasa spesial, karena grup dagang di Facebook yang sudah saya ceritakan tadi diawal hampir semua transaksi pembelian sistemnya COD, karena pedagang dan pembeli lokasinya di kota yang sama, dan kalau mau bertransaksi tinggal janjian maunya dimana. Sekali lagi perlu saya tegaskan, cara transaksi seperti ini tidak lagi membuat OLX spesial.

Langkah-langkah Perbaikan yang Perlu Dilakukan OLX

Pertama yang perlu dilakukan oleh OLX adalah inovasi khususnya dalam keamanan bertransaksi. Hal yang dapat dilakukan misalnya dengan menambahkan fitur pembayaran melalui OLX, dimana OLX menjadi pihak perantara yang dapat menjamin barang sampai ke pembeli dan uang sampai ke penjual, mekanismenya pembeli akan mentransfer ke OLX, kemudian bila pembeli telah mendapatkan barangnya, OLX akan mentransfernya lagi ke penjual. Ini yang telah banyak menjadi mekanisme transaksi yang diterapkan oleh mall online seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, iPrice, dan lain-lain.


Kedua, OLX harus punya grup dagang sendiri di Facebook, dengan post-post kiriman dagang bisa secara langsung dari member di grup, ataupun terusan dari iklan kita di website OLX. Ini dapat memberikan pilihan cara yang lebih luas kepada pengguna menggunakan OLX. Detilnya OLX membuat banyak grup sesuai dengan kota/kabupaten di Indonesia di Facebook untuk mengcover kebutuhan pengguna di seluruh Indonesia. Namun biar lebih mudah, OLX sebaiknya mengakuisisi grup-grup dagang di Facebook yang telah lebih dulu besar.


Ketiga, OLX harus lebih selektif dalam menampilkan iklan. Iklan yang ditampilkan sebaiknya dikirim oleh akun yang memiliki informasi profil yang lengkap. Usulan saya sebaiknya ada penyertaan akun sosial media yang dimiliki pengiklan di halaman iklannya, ini dapat membuat pembeli lebih percaya terhadap penjual.


Keempat, OLX sebaiknya punya kerjasama dengan pihak berwajib dalam.memproses kasus penipuan yang dialami oleh pengguna OLX. Dimana pihak OLX menghimpun berbagai laporan dan bukti-bukti penipuan dan kemudian diteruskan ke pihak yang berwajib untuk ditindak lanjuti. Jika ini dapat dilakukan, kepercayaan pelanggan untuk bertransaksi di OLX akan meningkat pesat.


Nah itu tadi empat saran saya untuk OLX, semoga keempat hal tersebut merupakan langkah yang bisa diaplikasikan dalam mengoptimalkan layanan OLX. Saya berharap E-Commerce ini kedepannya dapat terus memberikan pelayanan dengan baik, tetap menjadi pilihan orang-orang yang ingin mengiklankan barangnya ataupun tempat pembeli mencari barang yang diinginnya.